Cinta siku-siku
Oleh : M-U
“Akhirnya liburan tiba juga yaa..”ujar mimi membuka
pembicaraan pagi itu “mmmm,iya lumayan panjang lah buat hari-hari melelah kan
kita “ jawab rasya sembari lari-lari kecil,mimi dan rasya hendak pergi
kerumah siska yang ada di ujung sebarang
jalan raya untuk mengajak nya lari pag,i mereka bertiga berteman sejak pertama
masuk SMA “siska…siska…sis,,,”teriak mimi namun kalimat nya tertahan “ah,kamu panggil dia nya kayak anak
SD pake acara teriak –teriak segala”ujar rasya membuat mimi terdiam ,”gi nihh”
ajak rasya hendak mengetuk pintu”BRRRRRAK” tiba-tiba pintu terbuka dan membuat
rasya kaget ,mimipun tak kuasamenahan
tawa nya “ah,ah maaf-maaf”ujar siska sembari mengangkat rasya yang jatuh
terlempar “CEROBOH” sahut rasya “HAHAhahah berati cara ku tadi yang aman “ ejek mimi “hehe
maaf,mau lari kemana “ujar siska “ke
JAWAAA” jawab rasya yang masih kesal, sembari
meninggal kan mimi dan siska ,”ayo kita jalan”ajak rasya sembari
menbentangkan senyum nya.meraka pun lari kembali “eh,eh liburan taun baru mau pada kemana nih sama pasangan nya
,kalo aku sam a irfan ke kuta bali,KALIAN ??” Tanya mimi “mmmm kalo aku ke
medan deh kayak nya Sama rian ,karna kemarin ia mengajak ku tahun baruan di
sana di rumah nenek nya, kamu rasya??” “gak kemana-mana deh kayak nya” jawab
rasya sedikit lesu “ kamu gak pergi sama
imron”ujar mimi asal “JANGAN SEBUT-SEBUT
NAMA ITU,aku benci nama itu”teriak rasya dengan muka merah karna marah “kenapa? aku kira kalian sekarang udah jadian
,di sekolah kan udah pada rame” jawab mimi lagi “aku gak suka sama dia mi
,GAKK” jawab rasya dengan suara sedih “yaya maaf deh” pinta mimi karna sudah
melihat raut wajah rasya yang berubah jadi jeoules “terus kamu mau tahun baruan
sama siapa?” Tanya siska “ gak tahun
baruan sama pasangan juga tahun baru gak akan berhenti tuh,lagian gak wajib
juga kan ”jawab rasya sembari lari agak menjauh dari siska dan mimi yang
terdiam memikirkan perkatan rasya “ada bener nya juga sih “ujar siska dalam
hati .mereka pun kem bali melanjut kan lari
pagi nya dan kini jam sudah
menunjukan pukul 09.00. mereka pun hendak pulang kerumah nya masing-
masing
Di tengah tengah perjalan pulang mimi tiba – tiba
berhenti dan menyuruh rasya dan siska untuk duluan “rasya “ Tanya siska ..namun”heyy aku duluan
ya,bye” teriak mimi yang di bonceng irfan
kekasih nya “” uh dasar gerutu rasya sembari tersenyum kini mereka tinggal berjalan berdua ,diam
sesaat “rasyaa..”Tanya siska kembali “ya,”sahut rasya
“kamu baik-
baik aja kan”
“a,,aaku baik-baik aja kok”
“tapi,aku melihat kamu sedikit ber beda setelah
ucapan mimi tadi”
“a,akuuu” kemudian rasya menjelas kan kepada siska
bahwa rasya benar-benar tidak menyukai imron,dan rasya juga merasa risih jika imron terus mengganggunya dengan sms- sms lebay nya
juga ejekan teman-teman di sekolah
Rasya juga mengatakan kalau ia menyukai adik kelas
nya neval ,memang mereka berbeda jauh jika mengenai hal usia rasya 17 sedang
kan neval 15 thn
itu yang di rasakan rasya namun ia tak biasa
mengungkap kan perasaan nya pada neval! Rasya juga risih karna memendam perasaan itu menyakit kan .siska pun
mengangguk seolah ia mengerti perasaan
rasya .”oh ia aku duluan ya”ujar rasya karna sudah sampai di rumah nya ,dan rasya
pun sampai juga kerumah ,namun ia langsung masuk kedalam kamar berbaring di
atas kasur empuk nya kemudian ia melihat layar ponsel 8 pesan masuk ponsel nya
semua dari imron “cciih..dia lagi dia
lagi”gerutu rasya sembari melempar kan ponsel nya tak jauh dari tempat ia
berbaring,kemudian ia mengambil sebuah buku yang terselip di bawah bantal nya
ia membuka buku itu dan sempat membuka beberapa lembaran halaman nya namun ia
segera menutup buku itu kembali ”aku kangen kamu ganteng”ujar rasya sembari
memejam kan mata nya ,rasya pun tertidur pulas sekali “maaf aku gak biasa
kak,aku ini adik kelas kakak,usia kita pun sangat lah berbeda jauhaa ” jawab
neval “ tapi aku suka sama kamu neval,menurut ku usia gak bkalan ngaruh “jwb
rasya lagi “ aku gak bisa suka sama kakak ,jangan paksa aku kak?”jawab neval
menegaskan “kalo begitu,boleh kah aku memeluk mu untuk memastikan perasaan ku?”
pinta rasya ,dan mereka pun berpelukan “kenapa dada ku sesek “ujar rasya dalam
hati “ah mungkin aku yang memeluk neval terlalu erat” ujar nya lagi”tapii aku semakin sulit sekali bernapas “TWINGGGGG kembali
kedunia nyata”HAH ,hosh hosh”” oh,akhir nya bangun juga” ujar sisksa sembari
memencet hidung setengah mancung rasya “AAAAAgRH kou bermaksud membunuh ku ya
“teriak rasya yang masih ngos ngosan
“cepet bangun,aku mau ajak kamu pergi ke
suatu tempat”
“ngapain??”
“udah deh cepetan madi,ekh tapi buku apaan tuh?’”
“buku biasa kok” jawab rasya sembari menyimpan buku
itu di bawah bantal
“aku mandi dulu yah,”
“yah ,cepetan udah ampir siang niiihh”
“buku apaan sih bikin penasaran aja”ujar siska
dalam hati,sembari tangan nya berusaha mengambil buku itu dari bawah bantal
“heyy,jangan dibukaaaaaaaaaaaaa” teriak rasya dari
kamar mandi mengaget kan siska “EEEH” kaget rasya
Siska pun membuka buku itu dan tak menghirou kan
teriakan keras rasya
“mmmm,dasar anak ini” ujar siska ternyata buku itu
berisi foto-foto neval(mengambil secara
sembunyi-sembunyi tentunya) dan banyak tertulis juga cerita
tentang neval NAMUN,, di akhir lembar buku itu siska mengerut kan kening
nya karna sebuah tulisan menjelas kan
bahwa rasya tidak mampu mengungkan
perasaan nya karna takut kejadian itu
terulang kembali
Seperti hal nya yang terjadi pada ridwan mantannya
yang juga adik kls rasya namun dia 1
tahun lebih muda dari rasya, membuat pikiran siska kembali menerawang ke masa
lalu dimana rasya dan ridwan memulai cinta
kasih nya,ridwan adalah pacar pertama rasya namun tanpakhal yang tidak
siska ketahui rasya dan ridwan tiba-tiba putus dan membuat ridwan benci kepada
rasya.
sepengetahuan siska rasya itu tidak pernah bisa melupakan ridwan.
“ek kamu buka ya buku nya”Tanya rasya
“ekh,belum sempet gue buka juga,tuh dari tadi hp mu
bunyi ,sms dari si imron kali jawab siska.
“Udah ah biarin”
Singkat cerita siska dan rasya pun pergi ke sebuah
taman yang dekat dengan rumah mimi “
ngapain sih kita kesini? ” Tanya rasya
“enggak pengen aja “ jawab siska
“Ke mall yuuk” ajak rasya
“Boleh-boleh tapiiiiiiiiiii aku lagi boke niiihh”
“Tenanggg ajjjaaa, sama aku juga lagi bokee heheh
kita jalan jalan ajaa nongkrongg ajjjaaa ”
Akhirnya merka pun pergi ke mall dengan perasaan
senang tanpa tujuan
Namun sesampainya di sana sesuatu mengejutkan
pandangan merka, merka melihat neval berduan besamaa seorang wanita yang
berparas manis juga menarik, enak di pandang
“sepertinya
merka jadian deh” Tiba-tiba… sebuah suara
mengejutkan merka
“MIMIIII” teriak siska dan rasya “hahahah kaget
ya,kenapa sih kalianaku
panggil-panggil juga dari tadi”jawab mimi
“makan yuk,tenang aku yang teraktir deh””ajak mimi
“wah wah boleh –boleh lagi laper nih aku”jawab rasya
berpura-pura semangat
“beneran gak nih”siska menimpali
“beneran dong”
Mereka pun berlalu meninggal kan pemandangan
menyedih kan itu,
Hari itu pun berlalalu dengan sendu
Kini rasya yakin neval memang bukan untuk nya dan rasya
ber tekad akan melupakan, menghapus nama nya dari kehidupan rasya namun
keaadaan tidak mendukung keputsan rasya.
Suatu
hari saat rasya iseng-iseng melihat-liha buku di toko buku dan tentunya ia
melihat penerbit buku itu -> Neval Alex Mepia press <-
Begitupun ketika ia hendak mencari buku lainya seorang wanita
memanggil nama neval tepat di dekat rasya sontak rasya pun terkejut
mendengarnya, tapi ketika rasya berbalik ternyata neval yang di panggil bukan
nevalnya melainkan neval keponakan nya, dengar wajah yang memerah dia berbalik
kembali mencari buku.
di lain waktu rasya sedang duduk di halte bus tiba-tiba ia melihat seorang memeakai baju bertuliskan “Neval jaya 07” dan ketika dalam keadan pulang kerumah rasya juga melihat bengkel yang ia lewati juga bernama “bengkel motor neval”
di lain waktu rasya sedang duduk di halte bus tiba-tiba ia melihat seorang memeakai baju bertuliskan “Neval jaya 07” dan ketika dalam keadan pulang kerumah rasya juga melihat bengkel yang ia lewati juga bernama “bengkel motor neval”
“Oh
Tuhan Berapa banyak lagi nama neval yang harus aku musnah kan ” teriak rasya
dalam hati “ini Cuma kebetulan ras,Cuma kebetulan “ujar nya pelan
Rasya
berusa menganggap semua ini hanyalah kebetulan saja,namun pikiran nya masih
berpikir apakah ini suatu tanda ,
namun ia segera menepis pikiran itu jauh-jauh
TAMAT
***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar